Rabu, 02 September 2020

Beberapa Contoh Puisi Pendek Karya Sastrawan Besar Indonesia

Wawan Setiawan Tirta
Berikut disajikan contoh-contoh puisi karya penyair dan sastrawan terkenal Indonesia. Penyair-penyair tersebut adalah pelopor dan tokoh di angkatannya masing-masing.

Sebuah puisi adalah karya sastra yang singkat dan padat. Singkat dan padat berarti pendek tapi berisi. Bukan sekadar singkat, dalam setiap baris atau larik puisi yang pendek, terdapat makna yang sangat dalam dan panjang.


Meskipun sebuah puisi hanya terdiri dari beberapa baris yang singkat dan tidak panjang, tetapi kedalaman maknanya bisa diuraikan dengan sangat panjang lebar. Pendeknya sebuah puisi, menunjukkan kepiawaian penyair atau penulisnya yang mampu menggambarkan puisi hanya dengan beberapa kata.

Bukan berarti puisi yang tidak pendek justru puisi yang bertele-tele. Ada kalaya puisi penyair justru sangat panjang tetapi untuk menggambarkan kelengkapan pikiran. Misalnya puisi-puisi WS Rendra yang memang tidak pernah (mungkin) menulis puisi dengan syair yang pendek.

Lain halnya dengan puis Sitor Situmorang, Puisi Chairil Anwar, dan Puisi Sapardi Djoko Damono

Puisi Pendek Karya Sitor Situmorang

Malam Lebaran

Bulan di atas kuburan


Menurut saya, puisi Karya Sitor Situmorang yang berjudul Malam Lebaran di atas adalah puisi paling pendek yang lengkap. Ada beberapa puisi yang pendek, tetapi termasuk puisi kontemporer yang bahkan tidak menggunakan kata.

Puisi Pendek Karya Sapardi Djoko Damono

Aku Ingin

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu
kepada api yang menjadikannya abu.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan
kepada hujan yang menjadikannya tiada.

Puisi di atas terdiri dari dua bait yang masing-masing bait hanya terdiri dari tiga baris. Maka puisi di atas termasuk pada puisi pendek.


Puisi pendek Karya Chairil Anwar


Selamat Tinggal

Aku bekaca

Ini muka penuh luka
Siapa punya

Kudengar seru menderu
Dalam hatiku
Apa hanya angin lalu

Lagu lain pula
Menggelepar tengah malam buta

Ah

Segala menebal, segala mengental
Segala tak kukenal
Selamat tinggal


Puisi di atas juga termasuk puisi yang pendek. Seperti ciri khasnya, Puisi Chairil Anwar selalu pendek-pendek. Tidak ada yang lebih dari dua halaman jika dituliskan dalam buku kumpulan puisi. Dalam puisi-puisinya yang pendek, Chairil mampu menumbuhkan semangat di zamannya.



Sekian contoh-contoh puisi pendek dari para sastrawan besar Indonesia. Mari buat puisi pendek kita sendiri.